When Dream Comes True

Gue gak inget udah sejak kapan nerbitin buku masuk ke dalam resolusi tahunan gue, tapi gak pernah berhasil. Ada aja kendalanya. Mulai dari ngerasa gak punya waktu, keabisan ide saat mau nyelesaiin tulisan, sampai yang terakhir tahun lalu, saat akhirnya bisa tembus penerbit gede dan mimpi udah terasa deket untuk diraih, gue gak cocok sama editornya dan memutuskan untuk gak lanjutin proses revisi.

Tapi tahun ini, hari ini, insyaAllah gue akan mewujudkan mimpi gue yang satu itu: menerbitkan buku. Dan untuk buku pertama ini, gue memutuskan untuk self published biar royalti bisa gue atur sesuka hati. Ceritanya sendiri diambil dari novel blog mingguan gue: Dear Friend With Love. Ihiy!

coverfull_DFWL

I had so much fun dalam proses nulis Dear Friend With Love. Dan gue bener-bener berharap pembaca gue juga fun bacanya karena cerita yang gue angkat adalah cerita yang kemungkinan besar pernah dialami oleh semua orang: friendzone. Muahahaha.

Buat gue, nulis Dear Friend With Love ini ngasih gue pengalaman tersendiri. Gue jadi ngerasain writer’s block alias mentok gak ada ide. Gue juga ngarasain GR saat ada pembaca muji-muji tulisan gue, tapi gue juga ngerasain pediiihh saat ada pembaca nyela-nyela tulisan gue. Gue juga belajar bertanggung jawab sama komitmen update-blog-tiap-minggu yang gue bikin sendiri (bukan paksaan atasan, client, atau pihak manapun). Seru lah pokoknya! Gyahaha..

Kalau ada satu orang yang patut dikasih ucapan terimakasih secara khusus, orang itu adalah suami gue tercinta. Dari dialah awal ide blog mingguan ini muncul. Dari dialah gue dapet keyakinan untuk gak pernah nyerah ngejar mimpi walau ada badai menghadang. Thank you sooo much, love.

Buat yang berminat beli (pre-order ya sistemnya) bisa lewat nulisbuku atau langsung email ke admin@nulisbuku.com (sertakan nama, alamat, telp, dan jumlah buku yang dipesan). Ayo pada beliiii!!

One thought on “When Dream Comes True

  1. Awank Ricardo says:

    Hai, mbak iryani. Baca postingan lo, bikin gue jadi semangat lagi. Sempet ogah buat nerusin proyek menulis buku ini, karena bingung apa ada penerbit major yg mau nerbitin buku gue ini. Tapi dengan kesuksesan mbak publish buku melalui @nulisbuku , bikin gue jadi semangat lagi. Salam kenal, Awank Ricardo. Oya, gue udah follow mbak di twitter dgn nama akun @simpliciousz. Ga perlu difolbek, nanti timeline mbak penuh dgn sampah. Karna gue tukang nyampah di timeline. He..he.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s