Pembentukan Karakter Anak

Ciyyeeehh akhirnya bisa nulis judul serius, ril!😀

Anak itu fotokopi paling canggih akan orang tuanya. Jadi kalo gak mirip, mungkin itu putri yang tertukar dengan anak tetangga. *bukan! bukan itu maksud gue!* Maksudnya, bagaimana kelakukan orang tuanya, biasanya itu yang ditiru anaknya. Itu yang menurut anaknya wajar dan seharusnya. Jadi hati2, kalo cara lo membunuh waktu luang adalah dengan mutusin ekor cicak, bisa jadi itu akan dikira hal normal sama anak lo.

Menurut gue, ini tanggung jawab besar semua orang tua.

Udah gak perlu diragukan lah ya, orang tua sering ngalah buat anak. Misalnya kemaren nih, nyokap gue bikin nasi bakar ngepas buat orang serumah dan si asisten rumah tangga, biar langsung abis dan gak perlu nyimpen2. Tapi tiba2 ada tamu pas banget jam makan malam *namu apa minta makan sih?* Dan yang mengalah untuk gak makan nasi bakar itu adalah nyokap. Gue yakin, sebagian besar ibu2 juga akan melakukan hal yang sama.

Tapi, mengalah itu ada porsinya.

Gue punya cerita. Dan gue yakin tiap orang punya pendapat masing-masing untuk cerita ini.

Ada seorang anak laki2 ngater ibunya ke pasar. Begitu di jalan pulang, si anak laki2 ada panggilan meeting, dan mengalah lah si ibu dengan turun di pinggir jalan dan naek angkot. Sederhana. Tapi tau gak kalo hal ini bisa bikin si anak laki2 ngerasa nurunin perempuan di pinggir jalan itu gpp?

Hal simpel banget. Si ibu mencoba mengerti dan mengalah sama anaknya. Tapi dampaknya panjang dan gak enak buat pacar2 atau bahkan pasangan hidup anaknya kelak. Sedangkan si anak gak akan ngerasa ada yang salah.

Buat yang mikir “ya anaknya kan ada kepentingan penting!”, coba bayangkan kalo anak laki2 itu kawin sama anak perempuan lo, lalu anak perempuan lo diturunin di pinggir jalan karena suaminya ada kepentingan lain. Pahit? Banget!

Jadi untuk para orang tua muda, coba pikirkan dampak jangka panjang dari keputusan2 sederhana yang lo lakukan untuk anak lo. Kenapa? Karena anak lo kemungkinan besar menghabiskan hidup dua kali lipat lebih lama bersama pasangan hidupnya kelak, bukan sama lo. Kalau dia tumbuh jadi anak gak baik, pasangan hidupnya dua kali lebih lama tersiksa daripada lo.

Thank you.

#31harimenulis #day13

One thought on “Pembentukan Karakter Anak

  1. icha182 says:

    Saya suka tulisan ini!
    Ngga ada tombol LIKE nya ya? Hehe
    Pacar saya sekarang (calon suami saya), pake mobil kemana²..
    Kaka dan adiknya pun punya mobil sendiri.. Tapi tragisnya ibu mereka naik angkot kemana2 ..
    What do u think I feel?
    Hehe *kenapa jadi curhat?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s