Cara Konsentrasi Saat Menulis

Menurut saya, proses menulis itu harus fokus. Karena harus fokus, jadi harus banget konsentrasi seratus persen. Perhatian gak boleh lari kesana kemari. No multi-tasking deh kalau sedang nulis!

Masalahnya, konsentrasi seratus persen bukan sesuatu yang bisa didapatkan dengan mudah di tengah hiruk pikuk kegiatan sehari-hari. Sering kali ada banyak faktor luar yang menggoda dan mengalihkan perhatian kita. Sebelnya, kalau perhatian sudah teralih, biasanya membangun mood untuk nulis lagi itu bakal rada susah. Ya kannn?

Supaya bisa konsentrasi dan menjaganya sampai proses nulis kelar, saya punya beberapa tips yang sering saya praktekkan, yaitu:

1. No internet

Asli! Sering kali internet jadi musuh besar banget saat proses nulis (kecuali untuk kebutuhan riset). Kebayang dong, kalau sudah menghadap laptop pasti bawaanya pengen buka browser. Niatnya mau browsing semenit dua menit, eh tiba-tiba gak terasa sudah jadi dua jam! Familiar? Kalau ini sering terjadi sama kamu, langsung deh disconnect dari dunia maya. Gak ada ampun! Kalau browsing terus, nanti gak kelar-kelar proses nulisnya sampai lebaran kuda.

2. Silent HP

HP itu sudah jadi benda yang harus selalu kudu wajib ada di dekat kita. Masalahnya, HP itu bisa jadi pengganggu nomor wahid lho buat proses nulis. Baru mau nulis, eh ada whatsapp masuk. Tengah-tengah nulis, eh  ada telpon dari kartu kredit. Sudah hampir selesai nulis, eh tiba-tiba temen nantangain main Duel Otak. Nah, supaya gak terganggu dengan itu semua, kamu cukup silent HP dan masukkan HP ke saku. Seriously, they can wait!

3. Tempat Mendukung

Tempat kadang berperan penting lho dalam membangun konsentrasi. Jangan nulis di tempat tidur kalau itu bikin kamu ngantuk. Jangan nulis di rumah kalau adik-adik kamu suka iseng jambakin jenggot kamu. Kamu bisa cari coworking space kalau mau dapet mood/ suasana kerja. Saya pribadi paling suka nulis di Starbucks, soalnya berasa rugi kalau gak produktif setelah beli kopi mahal. Hahaha..

4. Song is Intriguing

Setiap orang itu beda-beda. Kalau ada penulis terkenal bilang dia paling konsen kalau nulis sambil dengerin lagu, bukan berarti ini juga berlaku buat kamu. Kamu harus mengenali tipe diri kamu sendiri dulu, kira-kira kamu lebih konsen nulis sambil dengerin lagu, atau instrumen musik saja, atau justru harus hening banget. Caranya untuk tahu sih gampang banget kok. Cobain ketiganya, baru deh kamu nilai sendiri, cara mana yang paling efektif bikin kamu lebih konsentrasi.

5. Use Write Room

Ini andalan saya banget kalau lagi nulis. Dengan menggunakan Write Room, layar komputer jadi hitam pekat. Hanya tulisan yang akan muncul di layar. Gak ada notifikasi nongol, gak kelihatan email yang manggil-manggil untuk dibuka, bahkan gak ada tab apapun. Bersih banget! Well, sebetulnya kalau dipikir-pikir, Write Room itu seperti memaksa kita menulis ala mesin tik. Cuma kertas kosong dan huruf-huruf yang kita ketik yang akan muncul. Gak ada internet dan lainnya.

Itu tips dari says. Kalau kamu punya tips lain yang mau kamu share, boleh lho ditulis di comment. It might be useful for others because sharing is caring.

So keep writing and stay focus!

2 thoughts on “Cara Konsentrasi Saat Menulis

    • nurillairyani says:

      iya kann.. orang2 sering kasih saran untuk belajar & kerja sambil dengerin lagu, padahal ini belum tentu bagus buat semua orang. Aku sendiri malah bisanya heniiing banget. Makanya paling enjoy nulis tengah malem.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s